Dan pada suatu kesempatan, ada seorang rekan yang memberi saya suatu solusi yang saya rasa cukup manjur, yaitu USBWebserver. Apa itu USBWebserver ? Pada dasarnya, USBWebserver sama dengan xampp. Yaitu paket software yang terdiri dari Apache webserver dan MySQL Database yang sudah dibundling dalam satu installer sehingga kita dapat secara mudah menggunakan apache maupun mysql tanpa menginstallnya satu persatu dan mengkonfigurasinya. Yang membedakannya dengan xampp biasa adalah masalah portabilitasnya.

Cara pakainya juga sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya :
1. Download dulu USBWebserver di http://www.usbwebserver.com/download.php . Versi terakhir sejak artikel ini ditulis adalah versi 7.0. File yang didownload berupa file kompressan berekstensi .rar.
2. Ekstrak di sembarang tempat, bisa di harddisk lokal maupun flashdisk bagi yang menginginkan portabilitas.
3. Hasil ekstrak akan berupa folder bernama ‘UsbWebserver’. Masuk ke folder tersebut dan klik 2x file Usb Webserver.exe . Akan tampil window awal dari USBWebserver seperti berikut :

4. Untuk melakukan berbagai pengaturan, klik Opties.
5. Pada tab Algemeen, untuk memilih bahasa yang digunakan, cukup klik pada dropdown Taal. Ada dua pilihan bahasa disitu, bahasa Belanda (default) dan bahasa Inggris. Ada baiknya kita milih bahasa inggris supaya tidak bingung.
6. Pada tab SMTP, kita bisa mengatur nama host dan portnya serta Email
7. Pada tab Apache kita bisa menentukan port mana yang akan dipakai. Defaultnya adalah 8080 (sebaiknya jangan diganti)
8. Pada tab MySQL, kita bisa mengganti maupun mengosongkan password MySQL
9. Klik tombol Opslaan untuk OK.

10. Setelah melakukan beberapa konfigurasi yang cocok menurut anda, saatnya mencoba hasilnya di browser. Klik tombol di sebelah kiri Setting sehingga akan tampil pop menu seperti berikut

kalo mau lihat halaman depan localhost di browser, pilih Localhost. Kalo mau lihat halaman Phpmyadmin, pilih PhpMyadmin. Catatan : ketika kita membuka halaman phpmyadmin, kita akan diminta memasukkan username dan password MySQL. Untuk username ketik ‘root’ dan untuk passwordnya masukkan sesuai dengan password MySQL yang anda tentukan di bagian setting pada Tab MySQL (Lihat langkah 8).
11. Untuk mematikan MySQL/Apache/SMTP, tinggal klik tombol di sebelah kiri tulisan MySQL/Apache/SMTP di bagian atas window
Nah mudah bukan.. ?!!?? Selamat mencoba dan bagi yang mengalami kesulitan bisa dishare disini kesulitannya. Thanks..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar